Gangguan penglihatan akibat penyakit mata akan mempengaruhi kemampuan pekerja untuk bekerja maksimal, aman dan akurat. Penyakit mata akibat kerja baik yang ringan maupun yang berat hingga kebutaan menjadi perhatian global karena dampak yang ditimbulkan sangat besar kepada pekerja. Faktor-faktor yang menjadi risiko adalah pekerjaan itu sendiri, pendidikan yang rendah, inefisiensi manajemen perusahaan, sikap kerja yang buruk seharusnya dapat lebih dikendalikan agar penyakit mata akibat kerja tidak terjadi. Kasus penyakit mata akibat kerja yang berat salah satunya trauma mata dengan berbagai macam manifestasi, gangguan visus, hifema, robekan kornea, ablasi retina yang keseluruhan kasus tersebut menyebabkan tingginya morbiditas pada pekerja.